Dua bilangan Fibonacci pertama yaitu bilangan 0 dan 1. Sehingga suku-suku berikutnya dari barisan bilangan Fibonacci yaitu sebagai berikut. Bilangan pertama: 0. Bilangan kedua: 1. Bilangan ketiga: 0 + 1 = 1. Bilangan keempat: 1 + 1 = 2. Bilangan kelima: 1 + 2 = 3. Bilangan keenam: 2 + 3 = 5. Bilangan ketujuh: 3 + 5 = 8
Saat ini pola barisan bilangan yang sangat ajaib penerapannya yang sudah berhasil ditemukan salah satunya adalah Barisan Bilangan Fibonachi $1,1,2,3,5,8,13,\cdots$. SOAL dan PEMBAHASAN POLA BILANGAN Untuk menambah pemahaman kita terkait Pola Bilangan ini, mari kita simak beberapa soal latihan di bawah ini.
Ternyata pola bilangan Fibonacci adalah susunan bilangan yang berawalan 0 dan 1, kemudian angka berikutnya diperoleh dengan cara menambahkan kedua bilangan sebelumnya secara berturut-turut. Contoh bilangannya adalah 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, dan seterusnya. Seperti ini aturan dan ilustrasinya:
Jenis-Jenis Pola Bilangan. 1. Pola Persegi. Pola bilangan ini akan membentuk susunan pola persegi, yaitu pola yang tersusun dari beberapa bilangan berdasar rumus n2. Sehingga akan lebih mudah mencari suku pola bilangan persegi dengan memasukan berapapun bilangannya dalam rumus tersebut. Baca Juga: Macam-Macam Pola Bilangan: Ganjil, Genap, Serta
Dari gambar di atas deret bilangan yang diperoleh yaitu 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55,…. dan seterusnya. Ini disebut sebagai deret atau pola Fibonacci. Dapat disimpulkan, pola bilangan Fibonacci adalah s usunan angka dengan nilai angka berikutnya yang diperoleh dari hasil menambahkan kedua angka sebelumnya secara berturut-turut.
Ki8N6.
pola bilangan 0 3 8 15